Friday, December 26, 2014

GEOMETRIK JALAN RAYA

GEOMETRIK JALAN RAYA




Setelah dilakukan studi literatur dan pengumpulan data sekunder, maka dilakukan serangkaian perencanaan jalan. Adapun perencanaan ini meliputi :

1.  Perencanaan Geometrik

Perencanaan geometrik meliputi perencanaan alinyemen horizontal dan alinyemen vertikal.
    Untuk perencanaan alinyemen horizontal meliputi :
   a.    Penentuan Lokasi Jalan
      -    Penetapan Sta. awal dan Sta. akhir

      -    Penentuan trase jalan

      -    Perhitungan sudut tikungan

   b.    Penetapan Parameter Rencana
      -    Kecepatan Rencana

   c.    Perencanaan Tikungan
      -    Perhitungan jari-jari minimum (Rmin)
      -    Perhitungan superelevasi (e)

      -    Perhitungan panjang lengkung peralihan (Ls)

      -    Perhitungan panjang lengkung circle (Lc)

      -    Perhitungan parameter lengkung horisontal

      -    Perhitungan stasioning

    Dan untuk perencanaan alinyemen vertikal meliputi :
   a.    Penentuan Lokasi Jalan
      -    Penetapan Sta. awal dan Sta. akhir

      -    Perhitungan elevasi eksisting

      -    Penentuan elevasi rencana

   b.    Penetapan Parameter Rencana
      -    Kecepatan rencana

   c.    Perencanaan Lengkung Vertikal
      -    Penentuan kelandaian maksimum

      -    Penentuan jarak pandang

      -    Penentuan kelandaian rencana

      -    Perhitungan parameter lengkung vertical

      -    Perhitungan stasioning

      -    Perhitungan elevasi



GEOMETRIK JALAN RAYA


Gambar : Geometrik Jalan


2.    Perencanaan Tebal Perkerasan Lentur

Perencanaan konstruksi tebal perkerasan ini mempunyai tujuan untuk mendapatkan nilai indeks tebal perkerasan lentur jalan yang sesuai dengan usia rencana jalan. Perencanaan tebal perkerasan meliputi:

   a.    Analisa Lalu Lintas Rencana
      -    Perhitungan angka ekivalen (E) kendaraan

      -    Perhitungan Lintas Ekivalen yang terdiri dari Lintas Ekivalen Permulaan (LEP), Lintas Ekivalen   Akhir (LEA), Lintas Ekivalen Tengah (LET) dan Lintas Ekivalen Rencana (LER).

   b.    Perhitungan Daya Dukung Tanah Dasar (DDT)
      -    Penentuan harga CBR

      -    Penentuan nilai DDT

   c.    Perhitungan Tebal Lapisan Perkerasan
      -    Penentuan Faktor Regional (FR)

      -    Penentuan Indeks Permukaan yang terdiri dari Indeks Pemukaan Awal (Ipo) dan Indeks Pemukaan Akhir (Ipt)
      -    Penentuan harga Indeks Tebal Perkerasan (ITP)

      -    Penentuan tebal tiap lapisan perkerasan

3.  Perencanaan Dimensi Saluran Tepi Jalan

Perencanaan dimensi saluran tepi jalan dilakukan dengan menyesuaikan hasil perencanaan geometrik jalan. Perencanaan dimensi saluran tepi ini terdiri dari :
           a.    Perhitungan Tinggi Hujan Rencana


4.  Penghitungan Volume Galian dan Timbunan Jalan

Volume galian dan timbunan jalan dihitung dengan memperhatikan dan menyesuaikan hasil perencanaan geometrik jalan.

5.  Perhitungan Biaya Pekerjaan Jalan

Perhitungan ini dilakukan dengan memperkirakan biaya berbagai jenis pekerjaan yang disesuaikan dengan Harga Satuan Pokok Pekerjaan (HSPK) Propinsi Bali pada tahun 2009

6.  Hasil Akhir Perencanaan

Pada bagian ini akan disajikan berbagai hasil perencanaan yang berupa :

          1.    Geometrik jalan yang meliputi alinyemen horisontal dan alinyemen vertikal jalan.
          2.    Tebal konstruksi perkerasan lentur jalan.
          3.    Dimensi dan material pembentuk saluran tepi jalan.
          4.    Volume galian dan timbunan jalan.
          5.    Biaya Pekerjaan Jalan.

No comments: